Proses pesta demokrasi baru saja usai dan menyisakan berbagai masalah, konflik, baik secara tehnis prosedural maupun masalah substansi demokrasi itu sendiri.
Secara tehnis prosedural pemilu kali ini merupakan terburuk sepanjang sejarah pemilu di Indonesia. Mulai dari ketidak akuratan pendataan Daftar Pemilih Tetap hingga pada hari H pelaksanaan 9 April beberapa pemilih di daerah mendapatkan surat suara yang bukan daerah pemilihannya. Wajar saja jika kemudian KPU bakal digugat oleh parpol maupun caleg. Inilah potensi konflik.!! Dengan berbagai kekurangan yang telah dilakukan oleh KPU karena ketidakprofesionalannya, patut untuk mewaspadai dampak buruk, terutama dari kelompok yang memang sejak awal tidak menghendaki adanya pemilu (kelompok anti demokrasi).
Secara substansi demokrasi, tingkat kesadaran politik masyarakat belum menunjukkan kemajuan, terbukti dengan meningkatnya massa mengambang. Di titik inilah parpol harus mengevalusi diri. Betapa tingkat partisipasi politik meningkat namun kualitas partisipasi masyarakat tidak linier dengan kuantitas. Hal tersebut membuktikan bahwa parpol tidak lagi menjadi alat perjuangan rakyat dan tidak memfungsikan diri sebagai parpol karena berjalan tanpa ideologi yang jelas dan minim kader. Situasi demikian menuntut adanya parpol yang berideologi dan memiliki kader yang berkualitas serta dekat dengan rakyat. Sosialisme Kerakyatan yang digagas oleh Sutan Sjahrir adalah jawaban terhadap ideologi dan kondisi bangsa ini. Viva Socialista!!
Pasca Pemilu
Ditulis oleh gmscrb di/pada April 12, 2009
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
TENTANG IMPERIALISME
Ditulis oleh gmscrb di/pada Maret 9, 2009
TENTANG IMPERIALISME
Imperialisme adalah tahapan tertinggi dan yang terakhir dari sejarah perkembangan kapitalisme. Karena setelah Abad ke-20, monopoli mendominasi segi-segi ekonomi dan politik di dalam masyarakat secara utuh di negara-negara kapitalis besar. Alat-alat produksi maupun kapital uang dikontrol oleh segelintir kapitalis monopoli. Penguasaan dari kedua hal tersebut sangatlah penting dan dibutuhkan oleh industri. Dominasi ini adalah lonceng kematian bagi sistem kapitalis yang menguasai seluruh dunia.
Adalah sebuah keharusan bagi kita untuk mempelajari karakter dari imperialisme agar kita mengetahui bagaimana caranya kita menghancurkannya dalam Revolusi Proletariat Dunia dan Revolusi Nasional kita.
A. LIMA KARAKTER IMPERIALISME
A.1 Konsentrasi Produksi dan Monopoli
Konsentrasi produksi dan monopoli terjadi melalui perkembangan dan pembangunan industri yang berlangsung cepat, sehingga terjadi penumpukan kapital di tangan segelintir kapitalis. Ini adalah proses bagaimana dominasi dan monopoli produksi terjadi dalam masyarakat. Konsentrasi produksi adalah hasil dari persaingan bebas dan penumpukan modal (utamanya modal mesin produksi, bahan mentah, dan peralatan produksi lainnya). Dalam waktu krisis, proses ini akan semakin cepat berlangsung. Karena banyak kapitalis kecil yang tersingkir atau hancur, dan segelintir kapitalis besar akan semakin menggurita. Monopoli akan Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ARTIKEL | Leave a Comment »
PENDIRI GEMSOS JUARA
Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 19, 2008
Arya Pamungkas, mahasiswa FISIP Jurusan Komunikasi Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon angkatan tahun 2005 yang juga merupakan salah satu pendiri organisasi GERAKAN MAHASISWA SOSIALIS (GEMSOS) CIREBON, baru saja memenangi SAYEMBARA DESAIN LOGO TATA RUANG yang diselenggarakan oleh Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Penataan Ruang.
Arya Pamungkas berdasarkan hasil penilaian Tim Juri
Dewan Juri
- Djoko Sujarto (ITB)
- Gregorius Wismantya (Profesional Desain Grafis)
- Bernadus Jokoputro (IAP)
- Dedi Permadi (Puskom Dep PU)
- Eko Yuli SUprapto (Ditjen Penataan Ruang)
sesuai dengan Hasil Penilaian Sayembara Desain Logo Tata Ruang berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penataan Ruang Nomor : 22/KPTS/Dr/2008 tertanggal 6 November 2008 telah ditetapkan sebagai PEMENANG II (KEDUA) kategori mahasiswa.
Tim Juri menetapkan dan mengumumkan hasil penilaian Sayembara Desain Logo
Tata Ruang sebagai berikut :
A. Juara Umum :
GANJAR WITRIANA, Kategori Umum, Batam
B. Kategori Umum :
- Juara I : GANJAR WITRIANA, Batam
- Juara II : MARWAN CHANDRA N, Yogyakarta
- Juara III : GANJAR WITRIANA, Batam
C. Kategori Mahasiswa :
- Juara I : WICAKSONO NENG NOYO, Jakarta
- Juara II : ARYA PAMUNGKAS, Cirebon
- Juara III : YUSRANI SALMAN, KARINA PUTRI, Bandung
D. Kategori Pelajar :
- Juara I : TONI SUSILA HADI S, Yogyakarta
- Juara II : GILANG ARTHA P, Bandung
- Juara III : LUTFI, TOMMY, THERESA, Denpasar
info lebih lengkap disini pengumuman pemenang sayembara logo tata ruang
KAMI SELURUH JAJARAN PENGURUS DAN ANGGOTA GERAKAN MAHASISWA SOSIALIS (GEMSOS) CIREBON MENGUCAPKAN :
” SELAMAT KEPADA ARYA PAMUNGKAS SEBAGAI PEMENANG II (KEDUA) SAYEMBARA DESAIN LOGO TATA RUANG YANG DISELENGGARAKAN OLEH DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM UNTUK KATEGORI MAHASISWA”
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »
TOLAK KENAIKAN HARGA BBM
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 26, 2008
Pemerintahan dalam suatu negara mempunyai fungsi untuk mengelola, melayani masyarakat dan mensejahterakan rakyatnya, tetapi itu tidak berlaku di Indonesia, pemerintah justru lebih cenderung menyengsarakan rakyatnya, ini bisa dilihat dan dibuktikan, salah satunya dengan dicabutnya subsidi BBM yang akhirnya harga BBM menjadi naik, kebijakan ini hanya menambah kesengsaraan masyarakat Indonesia. Kenapa…..? Pencabutan subsidi bukanlah kebijakan yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat, kebijakan yang tidak sama sekali pro terhadap rakyat, kebijakan yang cenderung mengarah kepada “PENYENGSARAAN RAKYAT“, kebijakan yang menunjukkan ketidak-mampuan pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi dan dalam memberikan kesejahteraan masyarakat. Dengan rencana kenaikkan BBM antara 25-30 %, harga kebutuhan pokok pun mengalami kenaikan, karena BBM adalah salah satu komoditas penting (vital). Ketika harga BBM mengalami kenaikan maka akan mempengaruhi aspek sosial lainnya, terlebih terhadap aspek yang bersifat ekonomis akan mengalami kenaikan harga pula. Dicabutnya subsidi BBM bagi rakyat, ditengah kondisi masyarakat yang miskin dan rendahnya daya beli masyarakat, lagi dan lagi akan membebani masyarakat, dengan alasan untuk menyelamatkan beban keuangan Negara (APBN) yang defisit, pemerintah seharusnya bisa mencari jalan keluar yang lebih memihak rakyat dengan upaya menjadikan rakyat sejahtera, mendorong ekonomi rakyat agar lebih mandiri sehingga memudahkan rakyat didalam meningkatkan taraf hidupnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam stetment dan pernyataan sikap | 1 Komentar »
Tolak Kenaikan BBM
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 26, 2008
BBM Naik sama dengan Penyengsaraan Rakyat
Pemerintahan dalam suatu negara mempunyai fungsi untuk mengelola, melayani masyarakat dan mensejahterakan rakyatnya, tetapi itu tidak berlaku di Indonesia, pemerintah justru lebih cenderung menyengsarakan rakyatnya, ini bisa dilihat dan dibuktikan, salah satunya dengan dicabutanya subsidi BBM yang akhirnya harga BBM menjadi naik, kebijakan ini hanya menambah kesengsaraan masyarakat Indonesia. Kenapa…..?. Pencabutan subsidi bukanlah kebijakan yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat, kebijakan yang tidak sama sekali pro terhadap rakyat, kebijakan yang cenderung mengarah kepada “PENYENGSARAAN RAKYAT“, kebijakan yang menunjukkan ketidak-mampuan pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi dan dalam memberikan kesejahteraan masyarakat, dengan rencana kenaikkan BBM antara 25-30 %, harga kebutuhan pokok pun menjadi melambung naik, karena memang BBM adalah salah satu barang yang vital (penting), ketika BBM naik semua aspek social akan terpengaruh, terlebih aspek yang bersifat ekonomis akan menjadi naik. Kenaikan BBM dengan dicabutnya subsidi, ditengah kondisi masyarakat yang miskin dan bahkan dibawah garis kemiskinan, lagi dan lagi akan membebankan masyarakat, dengan alasan untuk menyelamatkan beban keuangan Negara (APBN) yang devisit, seharusnya pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan bukan kebijakan yang akhirnya dibebankan kepada rakyat, pemerintah harusnya harus bisa mencari jalan keluar yang lebih pro rakyat dengan upaya menjadikan rakyat sejahtera, mendorong ekonomi rakyat bisa lebih mandiri sehingga memudahkan rakyat di dalam melakukan kegiatan-kegiatan atau upaya-upaya perbaikan ekonomi rakyat. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam stetment dan pernyataan sikap | 1 Komentar »
Tolak Kenaikan BBM, Sita Harta Koruptor
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 19, 2008
Senin , 19 Mei 2008 , 17:59:22 wib
Tolak Kenaikan BBM, Sita Harta Koruptor
Erwin Adriansyah
Tuntutannya, menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), menangkap, mengadili, dan menyita harta para koruptor, serta memberlakukan pajak progresif.
Aksi itu diawali dengan orasi di depan Unswagati, Jalan Pemuda. Di lokasi itu, para pengunjuk rasa sempat melakukan aksi bakar ban yang berakibat terganggunya arus lalu lintas. Untungnya, aparat segera bertindakmengamankan situasi dan kelancaran arus lalu lintas.
Selanjutnya sambil berjalan beriringan dan membentangkan spanduk bertuliskan penolakan kenaikan BBM, para pengunjuk rasa bergerak ke Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini Kota Cirebon.
Sekitar pukul 11.00, pengunjuk rasa berjalan menuju Balaikota Cirebon. Di tempat ini, mereka kembali melakukan aksi bakar ban. Tanpa diduga para mahasiswa melompati pagar Balaikota dan memasuki areal kantor Pemerintah Kota Cirebon.
Di komplek bangunan bersejarah ini, para mahasiswa ingin bertemu dengan Walikota Cirebon, Subardi. Namun, Subardi tidak berada di tempat. Di Balaikota massa kembali dihadang polisi yang langsung dikomandoi Kapolres Kota Cirebon AKBP Mashudi.
Shandi, seorang pengunjuk rasa mengatakan, kenaikan BBM dapat menyengsarakan rakyat. Mayazhar, pengunjuk rasa lainnya, mengharapkan pemerintah berpihak kepada rakyat dengan tidak menaikkanharga BBM. (nip)
Sumber : TRIBUN JABAR
Ditulis dalam PRESS RELEASE | Leave a Comment »
Filsafat Untuk Perjuangan Massa
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 14, 2008
Filsafat Untuk Perjuangan Massa
I. Pengertian Filsafat
Filsafat berasal dari kata philos (cinta) dan shopia (kearifan, pengetahuan, dan kebijaksanaan). Jadi pengertian filsafat ialah cinta kepada pengetahuan, kearifan, dan kebijaksanaan. Orang yang cinta pengetahuan adalah orang yang selalu ingin tahu hakikat tentang gejala dan peristiwa alam dan sosial. Orang yang cinta kearifan adalah orang yang selalu menggunakan pengetahuan sosial (perasaan, pikiran, dan kepentingan masyarakat) sebagai pedoman bertindak dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial, dan orang yang cinta kebijaksanaan adalah orang yang selalu menguji pengetahuannya itu dengan praktek, atau orang yang membela kepentingan “orang-orang yang menderita”. Dengan demikian filsafat adalah ilmu berpikir yang bertumpu pada kehidupan nyata yang menghasilkan pengetahuan, kearifan, dan kebijaksanaan.
Pengetahuan ialah hasil tahu manusia mengenai sesuatu obyek, atau hasil tahu karena diberitahu orang lain. Tahu adalah hasil kerja otak setelah mengolah pengalaman inderawi, atau setelah diberitahu orang lain. Hasil kerja otak setelah mengolah pengalaman inderawi disebut pengetahuan langsung, sedangkan hasil kerja otak setelah diberitahu orang lain disebut pengetahuan tidak langsung. Pada umumnya manusia menggunakan pengetahuannya sebagai dasar bertindak untuk mencapai tujuan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »
Amerika Latin Melawan Neoliberalisme
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 7, 2008
Amerika Latin Melawan Neoliberalisme
Dikirim oleh : antiglobalisasi
Pada tanggal : 24-02-2006, 19:08
nasional / globalisasi / other press
Hantu sosialisme sedang membayangi Amerika Latin. Proyek neoliberalisme yang mengibarkan panji Konsensus Washington gemetar di hadapannya.
”Mimpi buruk bagi Amerika Serikat (AS),” kata petani koka yang menjadi Presiden Bolivia Evo Moralles, dengan Gerakan Menuju Sosialisme (MAS).
Disusul Cile dari Partai Sosialis dalam koalisi kiri-tengah La Concertacion, Michele Bachelet. Presiden Bachelet, pendukung Salvador Allende yang dibunuh Pinochet pada kudeta ”Operasi Jakarta 1973”, sempat disiksa. Venezuela digenggam kolonel pensiunan, militer-progresif, Hugo Chavez. Brasil di tangan Luiz Inazio Lula da Silva dari Partido Trahabaldores (Partai Buruh).
Uruguay dipimpin Tabare Vasquez dari Frente Amplio (Broad Front). Alfredo Palacio memimpin Ekuador, sebelumnya wakil presiden kolonel kiri Lucio Gutierrez. Argentina dipimpin Nestor Kirchner dari Partai Peronis dengan platform politik kiri- tengah. Farabundo Marti National Liberation (FMLN), dari organisasi gerilyawan menjadi kekuatan politik kedua di El Salvador.
Sosialisme dan pemilu
Sosialisme apa ini? Beragam perspektif dan strategi pemerintah, dari participatory budgeting Lula hingga renta petrolera Chaves. Secara umum spektrum ideologis gerakan sosialis bergerak dari garis kontinum tengah dan kiri radikal menuju ke kiri tengah. Koalisi bernama Frente Amplio (Front Besar) di Uruguay dan La Concertacion di Cile merupakan cermin beragamnya elemen. Mereka menyebut ”keluarga kiri” karena yang terlibat Katolik/Kristen, intelektual bebas, Marxist, kiri-baru, serikat buruh, suku asli Indian, dan militer progresif, juga gerilyawan Uruguay, El Salvador, dan Bolivia. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 2 Komentar »
Gerakan Mahasiswa Revolusioner: Teori dan Praktek
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 7, 2008
Ernest Mandels
Gerakan Mahasiswa Revolusioner: Teori dan Praktek
Pengantar
Pada tahun 1968, seorang Marxist dari Belgia, Ernest Mandel berbicara di depan 33 perguruan tinggi di Amerika Serikat dan Kanada, dari Harvard ke Berkeley dan dari Montreal ke Vancouver. Lebih dari 600 orang memadati Education Auditorium di New York University pada tanggal 21 September 1968 untuk menghadiri “Majelis Internasional Gerakan Mahasiswa Revolusioner”. Presenta¬si Mandel di tempat itu dipandang sebagai kejadian yang sangat menonjol oleh majelis dan salah satu saat penting dari seluruh perjalanannya. Pidato dan beberapa kutipan dari diskusi yang mengikutinya menjadi dua bagian pertama dari pamflet ini.
Pidato Mandel adalah polemik yang sangat hebat terhadap kecenderungan “aktivisme” dan “spontanisme”, yang belakangan ini muncul di kalangan kaum radikal di dunia Barat. Ia kemudian berbicara mengenai konsepsi Marxis tentang integrasi yang tidak terpisahkan antara teori dan praktek. Selama diskusi, Mandel menjawab sejumlah pertanyaan yang kontroversial di kalangan kaum radikal dengan argumen panjang lebar. Beberapa di antaranya berbicara tentang azas sosial ekonomi dari Uni Sovyet, “Revolusi Kebudayaan” di Cina, perlunya dibentuk sebuah partai Leninis, dorongan moral lawan dorongan material, dan banyak hal lainnya.
Bagian ketiga pamflet ini adalah pidato yang diberikan Mandel pada Seminar Ilmu dan Kesejahteraan yang diadakan di Universitas Leiden, Negeri Belanda pada tahun 1970, ketika sedang dilakukan perayaan 70 tahun universitas tersebut. Mandel berpen¬dapat bahwa kebutuhan kapitalisme saat ini akan tenaga kerja yang terlatih dalam jumlah besar merangsang ekspansi universitas yang cepat dan menghasilkan “proletarianisasi” tenaga intelektual, yang tunduk kepada tuntutan-tuntutan kapitalis dan tidak berhu¬bungan dengan bakat perorangan atau kebutuhan manusia.
Makin terasingnya tenaga kerja intelektual ini sedikit banyak menggerakkan perlawanan mahasiswa yang, walaupun tidak menduduki posisi sebagai pelopor kelas buruh, dapat menjadi picu peledak di dalam masyarakat luas. Menurutnya mahasiswa memiliki kewajiban menerjemahkan pengetahuan teoretis, yang mereka peroleh di universitas, ke dalam kritik-kritik yang radikal terhadap keadaan masyarakat sekarang dan tentunya relevan dengan mayoritas penduduk. Mahasiswa harus berjuang di dalam universitas dan di balik itu untuk masyarakat yang menempatkan pendidikan untuk rakyat di depan penumpukan barang. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »
PENGANTAR EKONOMI-POLITIK
Ditulis oleh gmscrb di/pada Mei 7, 2008
PENGANTAR EKONOMI-POLITIK
Pengarang : Anonim
Kontributor : Ismail Barkah, 7 November 2002
Versi Online : Situs Indo-Marxist–Situs Kaum Marxist Indonesia!, November 2002
I. Produksi Barang-Barang Kebutuhan Adalah Basis Dari Kehidupan Sosial
Kita harus memulainya dari pemahaman yang sangat mendasar. Bahwa untuk mempertahankan dan melanjutkan hidupnya, manusia harus dapat mencukupi kebutuhan utamanya yaitu: makanan, pakaian dan tempat tinggal. Oleh karena itu manusia harus memproduksi semua kebutuhan-kebutuhannya. [1] Dalam proses produksi inilah, manusia menggunakan dan mengembangkan alat-alat produksi (alat alat kerja dan obyek kerja) disamping tenaga kerjanya sendiri. Dari mulai tangan, kapak, palu, lembing, palu, cangkul hingga komputer serta mesin-mesin modern seperti sekarang ini. Alat-alat produksi (ada teknologi didalamnya) dan tenaga kerja manusia (ada pengalaman, ilmu pengetahuan didalamnya) tidak pernah bersifat surut melainkan terus maju disebut sebagai Tenaga produktif masyarakat yaitu kekuatan yang mendorong perkembangan masyarakat.
II. Hubungan Produksi, Tenaga Produktif dan Cara Produksi
Dalam suatu aktivitas proses produksi guna memenuhi kebutuhannya manusia berhubungan dengan manusia lain. Karena Proses produksi selalu merupakan hasil saling hubungan antar manusia, maka sifat dari produksi juga selalu bersifat sosial. Saling hubungan antar manusia dalam suatu proses produksi ini disebut sebagai hubungan sosial produksi. Dari kegiatan produksi ini kemudian muncul kegiatan berikutnya yaitu distribusi dan pertukaran barang. Hubungan sosial produksi dalam sebauh masyarakat bisa bersifat kerja sama atau bersifat penghisapan. Hal ini tergantung siapakah yang memiliki atau menguasai seluruh alat-alat produksi (alat-alat kerja dan obyek kerja).
Hubungan sosial produksi dan tenaga produktif (alat-alat produksi dan tenaga kerja) inilah kemudian membentuk suatu cara produksi dalam suatu masyarakat. Misalnya cara produksi komunal primitif, perbudakan, feodalisme, kapitalisme dan sosialisme. Perubahan yang terjadi dari suatu cara produksi tertentu ke cara produksi yang lain terjadi akibat berkembangnya tenaga produktif dalam suatu masyarakat yang akhirnya mendorong hubungan produksi lama tidak dapat dipertahankan lagi dan menuntut adanya hubungan produksi baru. Inilah hukum dasar sejarah masyarakat dan merupakan sumber utama dari semua perubahan sosial yang ada. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »












