GeMSos Cirebon

KEBEBASAN, KEADILAN, KESETARAAN, DEMOKRASI, SOLIDARITAS

Arsip untuk Desember, 2007

SENANDUNG GERAKAN

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

DARAH JUANG.MP3
BURUH TANI.MP3
BERDERAP DAN MELAJU.MP3

Ditulis dalam LAGU | 4 Komentar »

WTO

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

World Trade Organization (WTO)/ Organisasi Perdagangan Dunia

I. Umum

World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia merupakan satu-satunya badan internasional yang secara khusus mengatur masalah perdagangan antar negara. Sistem perdagangan multilateral WTO diatur melalui suatu persetujuan yang berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional sebagai hasil perundingan yang telah ditandatangani oleh negara-negara anggota. Persetujuan tersebut merupakan kontrak antar negara-anggota yang mengikat pemerintah untuk mematuhinya dalam pelaksanaan kebijakan perdagangannya. Walaupun ditandatangani oleh pemerintah, tujuan utamanya adalah untuk membantu para produsen barang dan jasa, eksportir dan importer dalam kegiatan perdagangan. Indonesia merupakan salah satu negara pendiri WTO dan telah meratifikasi Persetujuan Pembentukan WTO melalui UU NO. 7/1994. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »

JALAN BARU PSI

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

THE THIRD WAY  DAN JALAN BARU
PARTAI SOSIALIS INDONESIA
(Tentang “The Third Way and its Critics”A.Giddens dan Sosialisme Kerakyatan)
 Oleh: M. Fadjroel Rachman[1]
 
Jalan Ketiga dan Kritik Terhadapnya
Politik mewujudkan keadilan sosial dan kebebasan, itulah politik partai dan gerakan sosialis atau demokrasi sosial. Namun Anthony Giddens dalam The Third Way:The Renewal of Social Democracy (Polity Press, UK, 1998) dan dilanjutkan dengan The Third Way and its Critic (Polity Press, UK, 2000) mencoba memodernisasi praktek politik demokrasi sosial klasik tersebut, dan melampaui neoliberalisme (Thatcherism, Reaganism, dan kanan-baru lainnya). Hal ini merupakan restrukturisasi kerangka pemikiran dan pembentukan kebijakan demokrasi sosial baru menghadapi lima dilema besar masyarakat kontemporer: globalisasi, individualisme, signifikansi kiri/kanan, pemeran politik baru dan isu ekologi. Menurut Tony Blair, Perdana Menteri Inggris sekarang, dikutip Giddens, bahwa The Third Way relevan mengatasi dominasi dua doktrin politik: demokrasi sosial yang terlalu bertumpu pada negara dan neoliberalisme yang terlalu bertumpu pada filsafat pasar bebas dan menjawab bagaimana menerapkan nilai-nilai progresif secara global dengan cara-cara baru. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 1 Komentar »

SUTAN SJAHRIR

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

Sutan Syahrir atau juga dieja sebagai Soetan Sjahrir (Padangpanjang, 5 Maret 1909–Zürich, Swiss, 9 April 1966) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ia menjabat dari 14 November 1945 hingga 20 Juni 1947. Syahrir mendirikan Partai Sosialis Indonesia pada tahun 1948. Beliau meninggal dalam pengasingan sebagai tawanan politik dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 1 Komentar »

SISTEM SOSIALIS

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

Sistem Sosialis Perekonomian Rakyat

Oleh Darwin Iskandar

Ciri-ciri Pokok Dasar Produksi Materil dalam Sosialisme

Dasar produksi materil dalam sosialisme ialah produksi besar secara maksimal dalam segala cabang perekonomian yang berdasarkan teknik yang semaju-majunya dan kerja yang bebas dari pemerasan dan penghisapan. Dibandingkan dengan kapitalisme, produksi dalam sosialisme menggunakan teknik yang lebih tinggi, yang satu berhubungan dengan yang lain dalam suatu kesatuan dalam seluruh Negara dan dibentuk atas dasar milik masyarakat atas alat-alat produksi serta perkembangannya diatur menurut rencana tertentu dalam keseluruhannya untuk kepentingan seluruh masyarakat, hingga tidak terbentur kepada rintangan-rintangan yang terdapat dalam kapitalisme yang berdasarkan milik pribadi atas alat-alat produksi. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »

SIKLUS POLITIK NEOLIBERAL

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

Siklus Politik Neoliberal:
“Penyesuaian” Amerika Latin Menuju Kemiskinan dan Kemakmuran di Era Pasar Bebas
 
Oleh James Petras
 
Pengantar

Esai ini merujuk pada beberapa debat utama mengenai “transisi,” yang melibatkan para akademisi para politisi terkemuka di Amerika Latin. Kita dapat menggolongkan “debat mengenai transisi” itu ke dalam dua kategori luas yang saling berhubungan: “ekonomi” dan “politik.”

Satu garis penghubung yang bisa kita tarik dari kebanyakan teoritikus neoliberal, mereka membantah bahwa antara reformasi ekonomi dan demokrasi politik adalah gejala yang saling menunjang. Mereka menganjurkan agar pasar bebas dari regulasi (pengaturan) negara, sehingga mendorong terjadinya kompetisi. Kompetisi pasar yang bebas dari intervensi negara akan menyebabkan terjadinya efisiensi dan produktivitas yang lebih besar, terbentuknya masyarakat yang lebih terdiferensiasi. Kondisi ini dengan demikian mempercepat terwujudnya pluralisme sosial dan pluralisme politik: kebebasan memperoleh kesederajatan ekonomi sama dengan kebebasan memperoleh kesederajatan politik. Garis argumentasi neoliberal lain, yang lebih terbatas berpendapat, reformasi ekonomi akan mendorong ke arah pembangunan ekonomi. Bagi kelompok ini, awal yang menyakitkan dari penyesuaian struktural pada akhirnya menghasilkan kemakmuran di masa depan. Proses ini berkaitan dengan ruang dan waktu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 1 Komentar »

SIFAT KERJA DALAM SOSIALISME

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

Sifat Kerja dalam Sosialisme

Oleh Darwin Iskandar
 
Hubungan-hubungan produksi sosialis telah mengadakan perubahan-perubahan asasi dalam sifat kerja. Kerja dalam sosialisme bebas dari pada pemerasan dan penghisapan. Dalam kapitalisme kerja yang tidak bebas menjelma dengan langsung sebagai kerja pribadi, tetapi dalam sosialisme kerja mempunyai sifat kemasyarakatan yang langsung. Milik masyarakat atas alat-alat produksi menentukan kemungkinan dan keharusan mengorganisasi kerja masyarakat dalam berencana dalam ukuran seluruh masyarakat.

Dalam sosialisme kedudukan pekerja-pekerja dalam masyarakat telah berubah pada dasarnya. Dalam kapitalisme yang menentukan derajat dan kedudukan manusia adalah keturunan sosial dan kekayaannya, dalam sosialisme derajat dan kedudukan manusia di tentukan oleh kecakapan pribadi dan jasa kerjanya bagi masyarakat.

Pembebasan dari pemerasan dan perubahan kududukan manusia dalam masyarakat mengakibatkan suatu perubahan pula dalam pandangannya tentang kerja, menimbulkan suatu bentukan baru tentang kerja. Dalam susunan masyarakat pemerasan berabad-abad kaum pekerja turun-temurun memandang kerja sebagai suatu beban yang berat dan terkutuk, tetapi sosialisme merubah kerja menjadi suatu kehormatan, suatu kemasyuran dan suatu kepahlawanan dan memberi kepada kerja suatu sifat baru, ialah daya cipta yang senantiasa di beri jalan untuk berkembang. Dalam masyarakat sosialis pekerja yang baik dan rajin dalam melakukan pekerjaannya dan menunjukan prakarsa-prakarsa untuk perbaikan dan kemajuan produksi, akan mendapatkan penghormatan yang selayaknya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | Leave a Comment »

SANG PEDANG REVOLUSI

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

Rosa Luxemburg: Sang Pedang Revolusi
 
Banyak sudah tulisan yang memahat nama agung perempuan ini, seorang pemimpin partai revolusioner Jerman (SPD); jurnalis dan penulis tersohor, sekaligus pemikir Marxis terkemuka. Rosa Luxemburg, tak hanya di Jerman, namanya abadi pula dalam perjuangan revolusioner di Polandia dan Rusia. Sebarisan karya-karya besarnya menjadi bagian dari penggerak perubahan sejarah. Seumur hidupnya, dengan sepenuh-penuh jiwanya, ia teguh berjuang demi tegaknya sosialisme.
Berakhir tragis. Setahun setelah revolusi Bolsyevik yang dengan gemilang meledak di Rusia, rezim Hitler menamatkan riwayatnya. Tengah malam pada Januari 1919, setelah menjalani perburuan panjang, beserta Wilhelm Pieck dan Karl Liebknecht, — kawan-kawannya– ia ditangkap tentara Jerman. Dalam perjalanan ke penjara mereka disiksa habis-habisan. Batok kepala Luxemburg dihantam dengan popor senjata, remuk. Belum selesai di situ, kepala perempuan yang sarat pikiran-pikiran radikal ini dihujani berpuluh-puluh peluru.
Mayatnya lantas dilempar ke sungai. Leo Jogiches, kawan karib sekaligus kekasihnya, terus mencari-cari hingga akhirnya ia sendiri tertangkap dan dibunuh tentara Jerman, sebelum berhasil menemukan mayat Luxemburg. Baru pada bulan Mei, mayat Luxemburg ditemukan mengapung, tersangkut di tiang pancang jembatan, di sebuah sungai di pinggiran kota Berlin. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 1 Komentar »

POLITIK FEMINIS UNTUK PEMBEBASAN

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

POLITIK FEMINIS UNTUK PEMBEBASAN
Marina Carman
Democratik Socialist Party of Australia
 
 
Serangan terhadap hak-hak wanita.
Sejak berlakunya krisis ekonomi berkepanjangan 1970-an pemerintah-pemerintah di seluruh dunia telah mencoba untuk memotong upah dan pekerjaan, pelayanan sosial, dan kesejahteraan publik. Sementara subsidi dan potongan pajak bagi bisnis-bisnis besar terus meningkat .
Hak-hak yang telah dimenagkan oleh pekerja, kelompok-kelompok perempuan, dan pendatang juga diserang. Untuk membenarkan serangan pada pelayanan anak publik, hak perempuan untuk pekerjaan dan pendidikan yang sama , dan pelayanan perempuan, arahan ideologis telah diakselerasikan oleh pemerintah-pemerintah itu untuk mendorong wanita kembali pada peranan istri, ibu dan buruh yang tak dibayar.
 
Saat ini banyak anak muda tertarik dengan hak-hak perempuan dan ide-ide feminis. Tetapi gerakan yang terorganisisr masih lemah. Kepentingan saja ternyata tak cukup untuk menghentikan agenda anti perempuan . selain beberapa kampanye yang bagus tak ada lagi kampanya yang besar sekarang.
 
Tanpa melanjutkan aksi ini, kemenagan yang telah diraih akan hilang kembali. Saat ini gerakan berada dalam titik terendah sejak 1970-an, dan kita punya tugas mendesak untuk membangun kembali gerakan itu. Untungnya kita masih punya banyak kemenangan yang akan mempermudah perjuangan itu.
 
Gerakan itu secara masif menaikkan pengharapan dan kesadaran tentang hak-hak wanita- hal ini masih bisa dicatat pada tingkatan tinggi kesadaran feminis dasar hari ini, meskipun kesadaran ini telah tidur. Kita masih mempunyai banyk reformasi konkrit: hak formal untuk upah yang sama, kesempatan bekerja yang sama, kebebasan dari diskriminasi. Sangat sulit bahkan bagi pemerintahan liberal untuk secara terbuka mengambilnya kembali sekarnag, meskipun jalan juga terbuka bagi mereka untuk melakukannya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 1 Komentar »

LIBERALISME

Ditulis oleh gmscrb di/pada Desember 15, 2007

LIBERALISME
Liberalisme adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.[1]
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme.
Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Bandingkan Oxford Manifesto dari Liberal International: “Hak-hak dan kondisi ini hanya dapat diperoleh melalui demokrasi yang sejati. Demokrasi sejati tidak terpisahkan dari kebebasan politik dan didasarkan pada persetujuan yang dilakukan dengan sadar, bebas, dan yang diketahui benar (enlightened) dari kelompok mayoritas, yang diungkapkan melalui surat suara yang bebas dan rahasia, dengan menghargai kebebasan dan pandangan-pandangan kaum minoritas.” Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam ARTIKEL, REFERENSI | 2 Komentar »